"Bersama-sama, koalisi semacam itu dapat bekerja pada kecerdasan buatan, ruang angkasa, energi, tenaga nuklir, pertahanan, keamanan-dan apa pun," kata Macron.
Seruan tersebut muncul di tengah ketegangan hubungan antara Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya, terutama dalam kerangka NATO.
Baca Juga:
Paris Chaos, Bendera One Piece Berkibar di Tengah Gelombang Protes Anti-Macron
Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan kritik terhadap sekutu, termasuk Prancis dan Korea Selatan, terkait dukungan terhadap kebijakan luar negeri Washington.
Trump juga mengecam Prancis karena tidak mengizinkan pesawat militer AS melintasi wilayah udaranya.
"Amerika Serikat adalah negara besar. Namun dengan pendekatannya saat ini, ia berisiko membuka kotak Pandora. Saya tidak percaya kita akan memperbaiki situasi ini melalui pengeboman atau tindakan militer semata," tutur Macron.
Baca Juga:
Tewaskan 3 Orang, Macron Kecam Serangan terhadap Kurdi di Paris
Macron menilai pendekatan militer bukanlah solusi utama dalam menyelesaikan konflik yang tengah berlangsung.
Sebagai alternatif, ia mengusulkan pembentukan mekanisme dekonflik dengan Iran untuk meredakan ketegangan.
Ia juga menyarankan adanya misi pengawalan kapal di Selat Hormuz setelah operasi militer berakhir.