Di dalamnya, Biden bisa memonitor berbagai krisis baik di dalam maupun di luar negeri.
Mereka lantas merencanakan operasi secara runut, berupaya mengantisipasi setiap pertanyaan yang mungkin diajukan Presiden.
Baca Juga:
Qatar Siaga Penuh Usai Al-Qaeda Serukan Boikot Piala Dunia 2022
Sementara itu, sekelompok pengacara berkumpul untuk membahas legalitas serangan.
Mereka akhirnya berkesimpulan Zawahiri adalah target yang sah berdasarkan "peran kepemimpinannya di Al Qaeda secara kontinyu dan partisipasi serta sokongan operasional untuk serangan-serangan Al Qaeda".
Pada 25 Juli, setelah berkumpul dengan timnya untuk kali terakhir dan bertanya kepada penasihat-penasihat utamanya tentang pandangan mereka, Biden memberi perintah serangan.
Baca Juga:
Pentolan Al Qaeda Ayman al Zawahiri Dihabisi Drone CIA di Afghanistan
Serangan Rudal ke Rumah Zawahiri
Pada 06:18 waktu setempat, dua rudal Hellfire yang ditembakkan sebuah drone menghantam balkon rumah Zawahiri sehingga menewaskan sang pemimpin al-Qaeda.