Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sejumlah pejabat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Di sisi lain, tekanan ekonomi global turut memperkeruh situasi akibat lonjakan harga minyak yang memicu kekhawatiran di berbagai negara.
Baca Juga:
Warga Bintang Hulu Dairi Desak APH Periksa DS, Diduga Korupsi Dana KBR
Kenaikan harga bahan bakar juga menjadi tekanan politik bagi Trump di dalam negeri, terutama menjelang pemilihan paruh waktu pada November.
Pengumuman Trump terkait “negosiasi” sempat mengguncang pasar energi global dengan penurunan harga minyak secara tiba-tiba.
Meski demikian, ketegangan antara kedua negara masih belum mereda dengan Iran tetap menunjukkan sikap keras.
Baca Juga:
Telat 3 Hari Harus Bikin SIM Baru, Guru Gugat ke MK tapi Perkaranya Malah Kandas
Iran bahkan memperingatkan akan menargetkan infrastruktur vital di kawasan Teluk jika serangan militer kembali dilanjutkan.
Target tersebut mencakup fasilitas energi hingga pabrik desalinasi yang menjadi sumber air penting di wilayah tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.