“Sehingga target zero death akibat dengue pada 2030 dapat dicapai bersama. Kami berharap solidaritas regional ASEAN semakin kuat guna menghasilkan langkah kolektif terarah menghadapi ancaman dengue lintas negara,” ucap Prima menutup.
Sementara itu, Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Asnawi Abdullah, menegaskan bahwa penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan yang tidak mengenal batas negara.
Baca Juga:
Korban Banjir dan Longsor Bertambah, Tim Medis Tapanuli Utara Minta Dukungan Alat Medis
Hal tersebut disebabkan oleh kesamaan kondisi iklim dan lingkungan di sejumlah wilayah.
"Faktor ini membutuhkan respons nasional sekaligus kepemimpinan kolektif, penyelarasan kebijakan, serta kerja sama regional berkelanjutan. Pada 2024 Indonesia mengalami berbagai tantangan, seperti perubahan iklim, badai, dan fenomena El Nino, yang menyebabkan kasus DBD naik ke angka tertinggi,” kata Asnawi.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.