Pada tahun 2018 keduanya mendirikan PT A2Z Solusindo Teknologi yang berfungsi sebagai perusahaan cangkang untuk mencuci uang dari aktivitas judi daring.
Dalam struktur perusahaan tersebut, Henkie menjabat sebagai Direktur Utama sedangkan Oei Hengky Wiryo menjadi Komisaris Utama sekaligus pemegang saham mayoritas sebesar 60 persen atau senilai Rp300 juta.
Baca Juga:
PPATK Ungkap Transaksi Turun Drastis di 2025, Warga RI Tinggalkan Judol
Secara administratif perusahaan tersebut terdaftar bergerak di bidang perdagangan serta konsultasi komputer.
Namun dalam praktiknya PT A2Z Solusindo Teknologi berperan sebagai beneficial owner dari PT Trans Digital Cemerlang.
Perusahaan portal web tersebut digunakan untuk menaungi dan mengoperasikan berbagai situs perjudian daring yang menjadi sumber utama keuntungan jaringan tersebut.
Baca Juga:
Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran, Kemkomdigi Gencar Basmi Judi Online Lewat Pemblokiran dan Pelacakan Rekening
Selama tujuh tahun operasionalnya, jaringan ini diketahui mengendalikan total 14 situs judi online.
Situs-situs tersebut antara lain YUKKPLAY54, BetVIVA, ARENASLOT77, loginjptogel77, royal777vip, juragan Gaming, CBOGAMING, 888Togel, mabukw1n, AQUASLOT, Alexis17, GOKKEN138, UGSLOT, dan HCS77.
Menurut penyidik, aliran dana hasil perjudian daring kemudian disamarkan melalui sejumlah rekening yang terkait dengan para pelaku.