Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa AFT sebelumnya telah merencanakan pembunuhan tidak hanya terhadap korban tetapi juga anggota keluarga lainnya.
Korban diketahui tinggal bersama suaminya Salmon Meha serta dua anaknya, termasuk Arnold yang merupakan suami AFT dan memiliki kebutuhan khusus.
Baca Juga:
Akhirnya Ditangkap! 4 Pelaku Pembunuhan Lansia Rumbai Pekanbaru Dibekuk dalam 48 Jam
"Rencana pelaku bukan hanya korban saja, tapi empat orang yang ada di rumah tersebut karena pelaku ingin menguasai semua harta korban," kata Hasyim.
Namun pada saat kejadian, hanya korban dan Arnold yang berada di dalam rumah karena suami korban sedang keluar untuk membayar pajak dan anak perempuannya sedang bekerja.
Polisi juga mengungkap bahwa motif pelaku selain sakit hati adalah keinginan untuk menguasai harta benda milik korban.
Baca Juga:
CCTV Dipasang karena Sering Kecurian, Kini Jadi Kunci Ungkap Pembunuhan Sadis di Rumbai Pekanbaru
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku AFT mengaku sakit hati selama tinggal bersama korban. Dia mengaku sering dimarahi, dicaci maki, dan diperlakukan dengan tidak baik oleh korban," ungkap Muharman.
Ia menambahkan bahwa motif ekonomi turut mendorong aksi tersebut.
"Selain sakit hati, ada juga motif ekonomi, yaitu ingin menguasai seluruh harta benda korban," sebut Muharman.