Anggota Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan logistik dan peralatan kepada Pemerintah Kabupaten Pacitan pada Minggu (8/2/2026).
Bantuan tersebut terdiri atas 100 lembar selimut, 100 lembar terpal, 30 unit tenda keluarga, 50 unit kasur lipat, serta 1 unit tenda pengungsi.
Baca Juga:
Pergerakan Tanah di Padasari Terus Berlangsung, Jumlah Pengungsi Capai 2.453 Jiwa
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta kapasitas respons darurat pemerintah daerah, mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, dan mendukung proses pemulihan awal pascabencana secara lebih efektif.
Kunjungan Lapangan dan Pengecekan Sirine Tsunami
Usai pelaksanaan rapat koordinasi, tim melanjutkan kegiatan dengan melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah lokasi terdampak gempabumi di Kabupaten Pacitan sesuai rekomendasi BPBD setempat.
Baca Juga:
BNPB Catat Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana Periode 8–9 Februari 2026
Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran langsung kondisi di lapangan, memverifikasi data dampak bencana, serta mengidentifikasi kebutuhan lanjutan masyarakat terdampak.
Selain itu, tim juga meninjau tower sirine tsunami yang berada di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan gempabumi dan tsunami.
BNPB bersama perwakilan Komisi VIII DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Pacitan melakukan peninjauan tower sirine tsunami di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan gempabumi dan tsunami pada Minggu (8/2/2026).