Berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Pacitan, sirine tsunami tersebut dibangun pada tahun 2025 melalui dukungan program Indonesia Disaster Resilience Initiatives Project (IDRIP).
Dalam peninjauan tersebut, dilakukan uji coba bunyi sirine yang diaktifkan secara jarak jauh (remote) dari pusat pengendalian di Pusdalops BPBD Kabupaten Pacitan.
Baca Juga:
Pergerakan Tanah di Padasari Terus Berlangsung, Jumlah Pengungsi Capai 2.453 Jiwa
Tower sirine tsunami di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan, Provinsi jawa Timur.
Uji coba ini dilakukan untuk memastikan keandalan sistem peringatan dini tsunami serta efektivitas mekanisme penyampaian informasi peringatan kepada masyarakat.
BNPB menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan DPR RI dan pemerintah daerah dalam penanganan pascabencana, sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana.
Baca Juga:
BNPB Catat Banjir dan Cuaca Ekstrem Dominasi Bencana Periode 8–9 Februari 2026
Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan masyarakat Kabupaten Pacitan yang lebih aman, siap, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.