Ia menyebut masih menerima berbagai keluhan dari tenaga kesehatan, terutama aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di sejumlah daerah.
Keluhan tersebut antara lain berkaitan dengan tunjangan yang mengalami pengurangan hingga pembayaran yang belum diterima selama beberapa bulan.
Baca Juga:
Pergantian Kepala BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Program Makan Bergizi Gratis
“Ke depan fasilitas kesehatan kita perbaiki, layanan kepada publik kita perbaiki tetapi jangan melupakan kesejahteraan bagi tenaga kesehatan dan tenaga medis,” tegasnya.
Charles menilai kesejahteraan tenaga kesehatan merupakan salah satu faktor penting yang tidak dapat dipisahkan dari kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan.
Dengan dukungan kondisi kerja dan kesejahteraan yang memadai, tenaga medis dan tenaga kesehatan diharapkan dapat menjalankan tugas secara optimal serta memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.
Baca Juga:
Menkes Targetkan Serapan Anggaran Kemenkes Tembus di Atas 95 Persen, Tata Kelola Diperbaiki
Karena itu, ia berharap rencana program dokter terbang tidak berhenti pada tahap wacana, melainkan dapat segera diwujudkan dengan perencanaan yang komprehensif.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan kesiapan sumber daya manusia, sarana pendukung, pembiayaan, mekanisme operasional, hingga aspek keselamatan sebelum program tersebut diterapkan.
“Saya berharap ini bisa direalisasikan secepat-cepatnya. Tetapi sekali lagi harus dipastikan apapun program yang dicanangkan termasuk dokter terbang harus dipersiapkan dengan baik. Jangan tergesa-gesa,” ujarnya.