"Jika dibandingkan dengan harga minyak domestik, harga impor menunjukkan disparitas yang cukup besar," jelasnya.
4. Straits Times: Peran Petinggi Pertamina dalam Skandal Minyak
Baca Juga:
Pertamina Patra Niaga Resmi Buka PINDEX 2026 Tampilkan Inovasi Engineering Sektor Energi Hilir
Skandal dugaan korupsi tata kelola minyak di Pertamina tidak hanya menjadi perhatian nasional, tetapi juga menarik perhatian media internasional.
Salah satu media terkemuka Singapura, Straits Times, mengungkap fakta baru terkait peran petinggi Pertamina dalam kasus ini pada Selasa (25/2/2025).
Dalam laporannya, Straits Times menyebut bahwa beberapa pejabat tinggi Pertamina berperan dalam menolak pasokan minyak dari kontraktor dalam negeri dengan alasan tidak memenuhi standar perusahaan.
Baca Juga:
PINDEX 2026 Digelar di ICE BSD 3-5 Juni, Pertamina Patra Niaga Ajak Publik Lihat Inovasi Energi Hilir Gratis
Padahal, hasil investigasi Kejaksaan Agung menunjukkan bahwa spesifikasi minyak yang ditawarkan oleh kontraktor telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Akibat penolakan ini, minyak yang diproduksi oleh kontraktor justru diekspor ke luar negeri, sementara Pertamina memilih untuk mengimpor minyak dan bahan bakar dengan harga yang jauh lebih tinggi.
Keputusan ini diduga sebagai bagian dari strategi yang menguntungkan kelompok tertentu, namun berdampak buruk terhadap keuangan negara.