Di tingkat global, Irine mendorong agar kerja sama antarparlemen terus diperkuat sebagai sarana berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam meningkatkan partisipasi politik perempuan.
Melalui kolaborasi tersebut, negara-negara dapat saling belajar mengenai strategi membangun jalur kepemimpinan perempuan, melakukan reformasi kelembagaan, serta mengatasi berbagai stereotip yang masih menjadi hambatan dalam kehidupan politik.
Baca Juga:
10 Negara Paling Aman dan Ramah untuk Perempuan: Singapura Masuk, RI Masih di Bawah
"Kami mendukung kerja sama parlemen yang berkelanjutan untuk bertukar pengalaman praktis mengenai jalur kepemimpinan, reformasi kelembagaan, dan strategi untuk memerangi stereotip yang membatasi partisipasi politik perempuan," tutup Irine.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.