“Kita sekarang ini mulai memproduksi beberapa sumur-sumur gas baru. Dan saya cukup optimis bahwa lapangan progresnya juga cukup baik, cukup bagus,” katanya.
Menurut Patijaya, pencapaian target lifting minyak maupun gas pada 2027 membutuhkan strategi yang dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga:
Komisi XII DPR Dorong Target PLTS 100 GW untuk Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Pemerintah perlu menjaga produktivitas lapangan-lapangan migas yang sudah beroperasi, sembari mempercepat pengembangan lapangan baru yang memiliki potensi produksi.
Optimalisasi tersebut juga perlu didukung dengan kebijakan yang mampu mendorong investasi, peningkatan teknologi eksplorasi dan produksi, serta pengelolaan sumber daya migas yang lebih efektif.
Dengan demikian, produksi dalam negeri dapat terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional.
Baca Juga:
DPR Apresiasi Swasembada Delapan Komoditas Pangan, Bambang Haryadi: Ini Prestasi
Ia menilai peningkatan produksi migas dalam negeri memiliki arti strategis bagi ketahanan energi Indonesia.
Semakin kuat produksi domestik, semakin besar pula peluang Indonesia mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari luar negeri.
“Jadi baik itu untuk lifting oil maupun lifting gas, menurut saya semuanya realistis dan achievable,” pungkas Politisi Fraksi Partai Golkar itu.