WahanaNews.co | Komnas Perempuan akan dalami kasus dugaan pelecehan yang dialami istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.
Termasuk dalami peristiwa di Magelang.
Baca Juga:
Komnas Perempuan: 3 Upaya Konkret Harus Dilakukan untuk Tekan Angka Kekerasan di Jakarta
"Kami berpendapat bahwa dugaan peristiwa kekerasan seksual terhadap Ibu Putri masih perlu diperdalam, termasuk informasi kemungkinan peristiwa di Magelang," kata komisioner Komnas Perempuan Theresia Iswarini dalam keterangannya, Kamis (18/8/2022).
Saat ini, Komnas Perempuan masih menunggu kondisi Putri membaik.
Theresia mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan Komnas HAM dan psikolog untuk memantau kondisi Putri.
Baca Juga:
Kasus Kekerasan Seksual IWAS, Komnas Perempuan Minta Penegak Hukum Terapkan UU TPKS
"Proses pemeriksaan ini perlu dilakukan dengan memperhatikan kondisi kesehatan yang bersangkutan dan merujuk pada UU TPKS," katanya.
"Sehingga dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan dan saat bersamaan tidak mencederai pihak yang diperiksa, dalam hal ini terduga korban kekerasan seksual," sambungnya.
Seperti diketahui, Irjen Ferdy Sambo sempat merekayasa kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J seolah-olah ada pelecehan seksual yang dilakukan Yoshua terhadap istrinya di rumah dinas Duren Tiga yang berujung aksi saling tembak sesama ajudan. Kapolri kemudian membentuk tim untuk mengungkap kasus tersebut.