Transformasi ini difokuskan pada peningkatan kualitas layanan secara menyeluruh, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan jemaah.
“Kami di Kemenhaj berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi layanan yang berorientasi pada kenyamanan, keamanan, dan kepastian bagi jemaah. Makkah Route menjadi salah satu pilar penting dalam upaya tersebut,” lanjutnya.
Baca Juga:
40.796 Jemaah Haji Indonesia Telah Berangkat, Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan
Selain itu, peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan layanan berjalan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
Mulai dari pemeriksaan dokumen perjalanan, perekaman data biometrik, hingga kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan humanis kepada para jemaah.
Kementerian Haji dan Umrah juga menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan akan terus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Baca Juga:
Hari Keempat Operasional Haji 2026, Lebih dari 15 Ribu Jemaah Indonesia Telah Diberangkatkan
Hal ini sejalan dengan meningkatnya harapan jemaah terhadap layanan yang semakin praktis, efisien, serta memberikan rasa aman dan nyaman selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.