WAHANANEWS.CO, Jakarta - Suasana kunjungan kerja Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) mendadak berubah tegang ketika dua kepala dapur program Makan Bergizi Gratis dari Ponorogo mengejarnya untuk meminta perlindungan.
Peristiwa itu terjadi saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang melakukan kunjungan kerja di Blitar, Jawa Timur pada akhir pekan lalu.
Baca Juga:
Kasih Kelapa Utuh Menu MBG, 9 Dapur SPPG di Gresik Disetop Sementara
Dua kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut datang jauh-jauh dari Ponorogo untuk mengadukan tekanan yang mereka alami selama mengelola dapur program Makan Bergizi Gratis.
“Dua kepala SPPG dari Ponorogo ini jauh-jauh datang ke Blitar untuk menemui saya karena minta perlindungan,” ujar Nanik dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).
Kedua orang tersebut diketahui bernama Somorto selaku Kepala SPPG Ponorogo Kauman dan Syafi'i Misbachul Mufid yang menjabat Kepala SPPG Ponorogo Jambon Krebet.
Baca Juga:
Ribuan Layanan Pemenuhan Gizi di Jawa Disetop Sementara, BGN Ungkap Temuan Serius
Mereka mengaku mengalami tekanan selama berbulan-bulan saat mengelola dua dapur SPPG yang berada di bawah pengelolaan Yayasan Bhakti Bhojana Nusantara.
Menurut pengakuan mereka, yayasan tersebut disebut-sebut dimiliki seseorang yang mengaku sebagai cucu seorang menteri sehingga sering menggunakan klaim itu untuk menekan para pengelola dapur.
Selama mengelola dapur MBG tersebut, kedua kepala SPPG bersama pengawas gizi dan pengawas keuangan disebut kerap diintimidasi dan dipaksa mengikuti berbagai keputusan yayasan.