“Kami berharap dana ini benar-benar digunakan untuk memperbaiki rumah rusak ringan dan sedang. Tidak boleh dipakai untuk kepentingan lain,” tegasnya.
Rp369,5 Miliar untuk 17.254 Kepala Keluarga
Baca Juga:
Pemerintah Siapkan Rusun untuk Prajurit Kopassus di Solo, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan TNI
Secara total, bantuan senilai sekitar Rp369,5 miliar tersebut disalurkan kepada 17.254 kepala keluarga di tiga provinsi terdampak. Rinciannya meliputi 9.869 unit rumah rusak ringan dan 7.385 unit rumah rusak sedang.
Di Provinsi Aceh, bantuan menjangkau 15.789 kepala keluarga dengan total anggaran sekitar Rp341,7 miliar, terdiri atas 8.796 rumah rusak ringan dan 6.993 rumah rusak sedang yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.
Warga terdampak bencana menunjukan buku tabungan yang berisi dana perbaikan rumah dari pemerintah di halaman Kantor Wali Kota Lhoksumawe, Provinsi Aceh, Jumat (13/2/2026).
Baca Juga:
Pemerintah Batasi Izin Baru SDA, Hanya untuk BUMN dan Lembaga Negara
Di Provinsi Sumatera Utara, sebanyak 542 kepala keluarga menerima bantuan dengan total sekitar Rp10,8 miliar, mencakup 360 rumah rusak ringan dan 182 rumah rusak sedang di empat kabupaten.
Adapun di Provinsi Sumatera Barat, bantuan disalurkan kepada 923 kepala keluarga dengan total sekitar Rp17 miliar, meliputi 713 rumah rusak ringan dan 210 rumah rusak sedang di tujuh kabupaten/kota.
Melalui penyaluran dana stimulan tahap I ini, pemerintah menegaskan kehadirannya secara nyata dalam proses pemulihan pascabencana.