"Memang ada sedimentasi yang menutupi karang di perairan sekitar, tapi sejauh ini dampaknya belum signifikan," katanya.
Di sisi lain, Gubernur Papua Barat Raya Elisa Kambu membantah adanya kerusakan lingkungan. "Air laut di sana biru, bukan keruh. Pemberitaan itu hoaks," tegasnya.
Baca Juga:
Usai KPK SP3 Kasus Konawe Utara, MAKI Ajukan Prapradilan
Ia juga menyebut masyarakat setempat mendukung keberlanjutan tambang.
"Mereka menangis minta Pak Menteri ini tidak boleh ditutup," kata Elisa.
Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, juga menyuarakan hal senada. Ia meminta agar pengawasan tetap diperketat.
Baca Juga:
Versi Kodam XII: Ini Kronologi 15 WNA China Serang Prajurit TNI di Tambang Emas Ketapang
"Saya harap juga pengawasan Anda harus buat terus supaya jangan sampai terjadi yang kita tidak inginkan," ujarnya.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.