“Kembali kepada hal yang mendasar dulu, bahwa sebagai presiden elected, sebagai presiden yang dipilih dan sedang menjabat, Pak Prabowo punya hak dalam memilih dan menentukan programnya,” tutur Ahmad dalam tayangan Prime + with Bram Herlambang yang diunggah di kanal YouTube CNN Indonesia, Selasa (16/6/2026).
Menurut Ahmad, tuntutan menghentikan MBG sama saja dengan meminta Prabowo mengingkari janji politiknya saat pemilu.
Baca Juga:
ESDM Pacu Penyelesaian PLTA Batang Toru, Pembangkit 510 MW Diproyeksikan Hasilkan 2.124 GWh per Tahun
“Kalau saya sendiri melihat bahwa tuntutan untuk menghentikan program MBG itu tidak realistis,” jelas Ahmad.
Ia menilai MBG memiliki tiga fungsi utama yang krusial, yakni fungsi ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.
Ahmad mengatakan pembahasan mengenai MBG bukan baru sekali terjadi, tetapi sudah berulang kali menjadi bagian dari diskusi publik.
Baca Juga:
El Nino Tak Berarti Tanpa Hujan, BMKG Ungkap 9 Wilayah Berpotensi Diguyur Minggu Ini
“Dari diskusi tersebut, sebenarnya kita melihat ada tiga fungsi MBG,” kata Ahmad.
Bagi Ahmad, DPR dan Partai Golkar memahami urgensi mengapa program Makan Bergizi Gratis tetap dipilih sebagai kebijakan pemerintah.
Meski banyak pihak melihat MBG dari perspektif berbeda, ia menilai program tersebut tetap memiliki dasar kepentingan yang kuat.