Keenam, Denny juga seorang pelukis. Pelukis Indonesia pertama yang merintis genre baru---Imajinasi Nusantara---dengan bantuan kecerdasan buatan. Lebih dari 700 lukisan telah ia hasilkan, dipasang di delapan hotel dan lapangan padel miliknya.
Seni bukan hobinya; itu napasnya yang lain.
Baca Juga:
Kejagung Bantah "Tukar Guling" Kasus Minyak Mentah - Pengadaan Google Cloud Dengan KPK
Ketujuh, Denny seorang Youtuber dan pemain media sosial.
Majalah TIME pernah menempatkannya dalam daftar "30 Most Influential People on the Internet" (2015), di antara Barack Obama, Narendra Modi, dan Justin Bieber.
Tak banyak dari kita yang pernah membayangkan seorang intelektual Indonesia berdiri di panggung itu.
Saya pernah bertanya pada ChatGPT: apa yang membuat Denny JA bisa mencapai puncak di tujuh samudra ini?
Baca Juga:
Uang Rp 300 M yang Dipamerkan KPK Ternyata Dana Rampasan Taspen
Jawaban ChatGPT:
Pertama, katanya, Denny JA adalah seorang jenius dengan IQ 145--155.
Tetapi bukan hanya kecerdasan kognitif yang membuatnya melesat. Lebih penting, ia memiliki kecerdasan multitalenta---gabungan analitis, estetis, dan sosial---yang membuatnya bisa menembus berbagai disiplin.