Muatan kata ”tanah air” tidak ditafsirkan secara dangkal, melulu konteks patriotisme heroik melawan penjajahan kolonial.
Tanah air sebenarnya juga merujuk pada alam dan bumi Indonesia yang begitu luas, indah, permai, dan kaya.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Dorong Indonesia Tiru Inovasi Google Ubah Sampah Jadi Biochar
Inilah yang juga mesti dijaga, dipelihara, dan dilestarikan dengan semangat patriotisme sebagai warisan gemilang nusa dan hadiah terindah dari Sang Pencipta.
Indonesia sebenarnya harus menjadi satu negara, garda depan yang melakukan gebrakan pembaruan ekologis secara getol.
Varian agama, filosofi lokal, dan aksi heroik para aktivis dan pencinta lingkungan hidup di Indonesia sesungguhnya mengajak penduduk Indonesia untuk mencintai alam ciptaan sebagai bentuk syukur atas anugerah Sang Ilahi.
Baca Juga:
Pemprov Jakarta Bangun Tanggul 2,5 Meter Cegah Banjir Rob Kawasan Aglomerasi Jabodetabekjur, MARTABAT Prabowo-Gibran: Antisipasi Nyata Hadapi Perubahan Iklim
Semoga, penantian kita bersama akan zaman ekologis kian terbuka lebar di tanah air Indonesia.
Semoga pula semakin banyak insan bangsa yang berhabitus ekologis.
Sic fiat! (Agustian Ganda Putra Sihombing, Anggota Justice, Peace, and Integrity of Creation atau JPIC Kapusin Medan - Divisi Lingkungan Hidup, Biarawan Ordo Kapusin Medan)-dhn