Sistem Retakan Afrika Timur menjadi contoh nyata proses pemisahan lempeng tersebut.
Lempeng Afrika kini disebut tengah terbelah menjadi dua bagian, yakni lempeng Nubia di sebelah barat yang mencakup sebagian besar Afrika dan lempeng Somalia di sisi timur yang mencakup wilayah pesisir timur hingga Pulau Madagaskar.
Baca Juga:
Tes Urine Positif Ganja dan Sabu, 31 Wisatawan Pantai Wedi Awu Direhabilitasi
Penelitian ini juga dianggap penting bagi sejarah evolusi manusia karena Kawasan Retakan Turkana dikenal sebagai lokasi penemuan banyak fosil hominin awal.
Para peneliti menemukan fase necking yang dimulai sekitar empat juta tahun lalu bertepatan dengan usia fosil hominin tertua yang ditemukan di kawasan tersebut.
"Kebetulan waktu antara transisi tektonik ini dan munculnya lapisan fosil yang tebal dan berkelanjutan menunjukkan bahwa fase necking menyediakan kondisi kritis bagi pelestarian fosil," tulis para peneliti dalam studinya.
Baca Juga:
Menag Nasaruddin Umar: Tidak Semua Hadiah Itu Gratifikasi
"Kami mengusulkan bahwa perubahan tektonik ini memainkan peran mendasar dalam membentuk catatan paleoantropologi luar biasa di Kawasan Retakan Turkana," lanjut penelitian tersebut.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.