Di masa pemerintahan Soekarno, tepatnya tahun 1959, RE Martadinata diangkat menjadi Panglima Angkatan Laut Indonesia. Pengabdiannya untuk Indonesia juga dilakukan dengan Duta Besar Pakistan pada tahun 1966.
RE Martadinata wafat pada 6 Oktober 1966 dalam kecelakaan pesawat di Riung Gunung Pangalengan. Atas jasa-jasanya dalam dunia kelautan, RE Martadinata dianugerahi gelar pahlawan nasional pada 7 Oktober 1966.
Baca Juga:
Kapuspen Sebut TNI Siap Bantu Media Tempo Cari Pelaku Teror
2. Laksamana Muda John Lie
Jahja Daniel Dharma atau yang lebih dikenal dengan panggilan John Lie merupakan seorang Laksamana Muda TNI AL yang ikut berperan dalam perjuangan kemerdekaan.
Baca Juga:
Wali Kota Padang Sambut Kedatangan Pangkogabwilhan I Letjen Kunto Arief Wibowo
John Lie lahir pada 9 Maret 1911 di Manado dengan nama asli Lie Tjeng Tjoan. Meskipun seorang Tionghoa, rasa nasionalisme John Lie tidak kalah dibandingkan tokoh-tokoh pribumi lainnya.
Pengalamannya dalam dunia laut tidak bisa dianggap remeh. John Lie memulai petualangannya pada umur 18 tahun di mana dia bekerja sebagai kelasi rendahan di Koninklijke Paketvaart Maatschapij (KPM) atau Maskapai Pelayaran Belanda.
Bahkan, pemuda ini pernah menjadi bagian dalam Perang Dunia II di bawah naungan Royal Navy (AL Inggris). Saat itu, ia menjadi satgas bagian logistik AL Inggris yang bertugas di Iran dan di sanalah John Lie mendapatkan pendidikan militernya.