Variasi harga tersebut kini menjadi salah satu fokus penyidikan untuk mengetahui pola dan mekanisme yang digunakan dalam dugaan jual beli titik dapur MBG.
Penyidik juga sedang menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan proses penentuan lokasi dapur MBG.
Baca Juga:
Minta Cek Rekam Jejak, KPK Sentil Parpol Usai Nur Alam Gabung PSI,
Kejaksaan Agung mengungkapkan bahwa praktik tersebut diduga melibatkan sejumlah yayasan yang digunakan sebagai sarana memperoleh maupun mengelola titik dapur program MBG.
Salah satu yayasan yang disebut dalam penyidikan adalah Yayasan Indonesia Food Security Review yang dipimpin oleh GHS.
Namun, penyidik menegaskan bahwa yayasan yang diduga terlibat dalam perkara tersebut tidak hanya satu.
Baca Juga:
AS Dinilai Mundur Besar, Garis Merah Washington ke Iran Disebut Runtuh
"Jadi, yayasannya ada banyak," ungkap Syarief.
Syarief menyebut Yayasan Indonesia Food Security Review hanya salah satu dari yayasan yang kini masuk dalam radar penyidikan.
"Ada banyak, memang salah satunya adalah yayasan itu," ungkap Syarief.