Anwar justru mempermasalahkan jika Ganjar tidak melakukan salat padahal seorang Muslim.
"Tidak masalah. Sah-sah saja. Malah kalau yang bersangkutan sebagai seorang Muslim tidak salat maka di situ baru masalah," ujar Anwar, Sabtu (9/9/2023).
Baca Juga:
Cegah Polarisasi dan Calon Tunggal, MK Hapus Syarat Presidential Threshold
Anwar bahkan memperbolehkan jika bacapres lain ikut melakukan hal serupa.
"Kalau capres-capres yang lain juga ingin melakukan hal yang sama dan serupa, silakan saja," tuturnya.
Sebelumnya, cuplikan video Ganjar muncul tengah menjalankan shalat berjamaah saat tayangan adzan Maghrib viral di media sosial dan dianggap tengah melakukan politik identitas.
Baca Juga:
Pilpres AS 2024: Dukungan Muslim Bawa Trump Menang atas Kamala
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengaku bakal melakukan kajian terhadap video azan yang menayangkan Ganjar.
"Dilakukan kajian. Tunggu ya Senin, Selasa, Rabu (pekan depan)," kata Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, Sabtu (9/9/2023).
Rahmat Bagja mengatakan, Bawaslu memiliki waktu tujuh hari untuk melakukan kajian dan menemukan dugaan pelanggaran dalam tayangan Azan tersebut.