WahanaNews.co, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) mulai memeriksa para saksi dan ahli dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 besok, Senin (1/4/2024).
Lalu bagaimana aturan mainnya?
Baca Juga:
Kantor Hukum Warda Larosa Menangkan Sengketa IRT Beli Rumah Lawan Developer
Juru Bicara MK Fajar Laksono mengatakan pemohon diberi kesempatan untuk menghadirkan saksi dan ahli sebanyak 19 orang. Nantinya, sebelum persidangan dimulai, saksi akan disumpah terlebih dulu.
"(Saksi) dihadirkan, disumpah dulu bersamaan diawal, sebagai saksi atau ahli," kata Fajar saat dihubungi, Minggu (31/3/2024).
Kemudian, kata Fajar, majelis hakim akan memandu para saksi. Nantinya, masing-masing saksi akan diberi kesempatan untuk memberikan keterangannya.
Baca Juga:
Seminar Penyelesaian Sengketa Konsumen di Indonesia, ALPERKLINAS: Pelaku Usaha dan Konsumen Harus Sama-sama Penuhi Hak dan Kewajiban
"Nanti satu per satu memberikan kesaksian atau keterangan," ujarnya.
"Biasanya saksi atau ahli dipandu dengan pertanyaan Majelis Hakim menerangkan soal apa," sambung dia.
Selanjutnya, Fajar menjelaskan setelah saksi selesai menyampaikan keterangan, majelis hakim akan memberikan kesempatan kepada termohon dan pihak terkait untuk melakukan pendalaman.