Dalam persidangan terungkap bahwa Ganis tidak ikut hadir dalam pertemuan Februari 2020 bersama Nadiem dan hanya memperoleh informasi dari Colin Marson.
Berdasarkan informasi tersebut, Ganis menyebut Colin menyampaikan bahwa Nadiem sebagai menteri telah menyatakan akan menggunakan solusi Google for Education termasuk Chromebook.
Baca Juga:
Hinca Panjaitan: Memahami Utuh Tuntutan Jaksa untuk Nadiem Makarim
Nadiem kembali menekan Ganis untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
“Apakah Bapak yakin bahwa Colin Marson di bulan Maret menyebut bahwa saya sudah menyetujui Chrome atau tidak,” ujar Nadiem.
Ia memberi ruang bagi saksi untuk menyatakan ketidakyakinan.
Baca Juga:
Nadiem dalam Pusaran “White Collar Crime”
“Bapak boleh bilang tidak yakin, Bapak boleh bilang saya tidak tahu,” kata Nadiem.
Namun, Ganis tetap menyatakan keterangannya sesuai dengan BAP.
Dalam tanggapannya, Nadiem menyebut keterangan Ganis hanya setengah benar.