Menanggapi berbagai informasi yang berkembang, Mabes TNI membantah adanya narasi yang menyebut personel TNI menyerbu atau mendatangi Polda Metro Jaya.
“Terlalu provokatif menggunakan bahasa menyerbu dan itu tidak benar adanya,” kata Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas, Kamis (9/7/2026).
Baca Juga:
Kasus Korupsi Batu Bara Polisi Geledah 13 Lokasi, Tapi Belum Umumkan Tersangka
Saat kembali dikonfirmasi apakah yang dimaksud tidak benar adalah tidak adanya personel TNI yang datang ke Polda Metro Jaya ataupun tidak adanya penjemputan saksi, Nas kembali menegaskan bahwa dirinya menanggapi isu mengenai kedatangan personel TNI ke Mapolda.
“Tidak benar, waspadai narasi-narasi provokasi. Tidak benar ada yang datang,” ujar dia.
Penjagaan Rumah Jampidsus
Baca Juga:
Usut Kasus Korupsi Bata Bara Polisi Sudah Memeriksa 15 Saksi
Muhammad Nas juga memberikan penjelasan terkait keberadaan puluhan personel TNI yang berjaga di rumah dinas Jampidsus Febrie Adriansyah di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Menurutnya, pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi Kejaksaan Agung dan telah melalui mekanisme yang berlaku.
“Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan,” kata dia.