Perubahan kepemimpinan ini menempatkan dua perwira Korps Hukum TNI pada posisi penting dalam struktur peradilan militer tertinggi di bawah Mahkamah Agung RI.
Esron merupakan putra kelahiran Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, yang menempuh pendidikan tinggi di Universitas Sumatera Utara (USU).
Baca Juga:
Kapolres Toba Hadiri Pisah Sambut Dandim 0210/TU
Ia mengawali perjalanan militernya sebagai perwira karier TNI Angkatan Darat pada 1995 dari kecabangan Korps Hukum (Chk).
Latar belakang pendidikan Esron memperlihatkan konsistensinya mendalami bidang hukum yang kemudian menjadi jalur utama perjalanan karier militernya.
Selain menyandang gelar S.S., Esron menempuh pendidikan hukum di Sekolah Tinggi Hukum Militer AHM-PTHM hingga meraih gelar Sarjana Hukum.
Baca Juga:
Ganggu Sistem Peradilan Pidana, Imparsial Desak Presiden Prabowo Cabut Perpres Pengamanan Jaksa oleh TNI
Pendidikan pascasarjana kemudian ditempuhnya di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang hingga memperoleh gelar Magister Hukum.
Esron juga melanjutkan pendidikan akademiknya di Universitas Jayabaya hingga jenjang doktoral.
Bekal akademik tersebut berjalan beriringan dengan perjalanan karier Esron dalam lingkungan hukum dan peradilan militer TNI.