Nama Yorrys mulai mencuat di dunia politik ketika ia aktif di organisasi kepemudaan Partai Golkar, Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG).
Ia kemudian dipercaya sebagai Ketua Umum AMPG selama dua periode, dari 2005 hingga 2014.
Baca Juga:
KSPSI Pimpinan Yorrys Raweyai Hadiri Sidang ILO di Jenewa, Hendi Poernomo dan Rizky Yudha Jadi Delegasi
Karier politiknya semakin bersinar ketika ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari Partai Golkar selama beberapa periode, sejak 1997 hingga 2014.
Di DPR, ia ditempatkan di Komisi I yang membidangi pertahanan, intelijen, komunikasi, dan hubungan luar negeri.
Selain itu, Yorrys juga dikenal sebagai salah satu tokoh yang memainkan peran penting dalam dinamika internal Partai Golkar, terutama saat terjadi dualisme kepemimpinan antara kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie pada 2014-2015.
Baca Juga:
Yorrys Raweyai Dorong Kejagung Tegas Berantas Korupsi Tanpa Kompromi
Perannya dalam konflik internal Golkar membuat namanya semakin dikenal dalam dunia politik nasional.
Kembali ke Papua dan DPD RI
Setelah tidak lagi menjadi anggota DPR RI, Yorrys tetap aktif dalam dunia politik.