WAHANANEWS.CO, Jakarta - Polusi udara yang selama ini dianggap sulit dikendalikan ternyata bisa ditekan secara drastis, terbukti dari 19 kota besar dunia yang berhasil menurunkan kadar polutan berbahaya hingga puluhan persen dalam kurun waktu sekitar 15 tahun terakhir.
Penurunan kualitas polusi tersebut terjadi di sejumlah kota besar seperti London di Inggris, San Francisco di Amerika Serikat, hingga Beijing di China setelah berbagai kebijakan lingkungan diterapkan secara agresif.
Baca Juga:
Jaga Kualitas Udara Kawasan Aglomerasi Jabodetabekjur, MARTABAT Prabowo-Gibran Dukung Menteri LH Segel Pabrik Logam di Banten
Informasi itu terungkap dalam laporan Breathe Better: How Leading Cities Have Rapidly Cut Air Pollution yang dirilis lembaga layanan kesehatan lingkungan berbasis London, Breathe Cities, dikutip Sabtu (14/3/2026).
Disebutkan dalam laporan tersebut bahwa sebanyak 19 kota berhasil menurunkan tingkat polusi udara secara signifikan melalui berbagai intervensi kebijakan transportasi dan lingkungan.
"Laporan ini mengidentifikasi 19 kota yang berhasil mencapai penurunan signifikan setidaknya sebesar 20 persen baik pada partikel halus (PM2.5) maupun nitrogen dioksida (NO2) selama 15 tahun terakhir, bahkan dalam beberapa kasus mencapai penurunan sekitar 45 persen," tulis laporan tersebut.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Soroti Polusi dari Pembakaran Sampah, Minta Penegakan Perda Konsisten
Laporan ini menganalisis tren kualitas udara di kota-kota anggota C40 dan Breathe Cities selama periode 2010 hingga 2024.
C40 sendiri merupakan jaringan yang mencakup 96 kota besar dunia yang secara kolektif mewakili sekitar seperdua belas populasi global serta seperempat perekonomian dunia.
Dalam temuan laporan tersebut, Beijing di China dan Warsawa di Polandia menempati posisi teratas dalam upaya menekan polusi partikulat halus PM2.5.