"Enggak beb, karena aku sakit makanya aku ga bisa fokus kerja. Aku ga memenuhi target. Nanti kalau ada rezeki pasti aku ganti. Tolong kali, nanti pasti aku ganti," kata Azwar lirih.
Ia juga menyebut nama agen yang membawanya ke Kamboja, seorang pria bernama Hasan, yang kini nomor ponselnya sudah tidak aktif.
Baca Juga:
Dua Wanita dan Satu Pria Berseragam ASN di Asahan Terpantau "Berkeliaran" Saat Jam Kerja, Warga Geram
“Yang ngajak aku bang Hasan, agen. Nomornya udah nggak aktif lagi. Tolonglah aku beb,” katanya dalam pesan terakhirnya.
Kini keluarga hanya berharap satu hal: jenazah Azwar bisa segera dipulangkan dan dikebumikan dengan layak di tanah kelahirannya.
Mereka pun meminta pemerintah turun tangan dan mengusut tuntas sindikat perdagangan manusia yang telah merenggut nyawa anak bangsa.
Baca Juga:
Air Bersih Asahan: PDAM Tirta Silaupiasa Berkomitmen Optimalkan Layanan
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.