"Posisi Mimin maupun kedua anaknya datang saat kedua korban sudah tidur, hanya ada Yosep di rumah yang belum tidur, selanjutnya datang kedua anak Mimin, disusul Mimin," imbuhnya
Melansir Tribun Jabar, hingga hari ini, ke-4 pelaku masih belum mengakui perbuatannya dan menolak keras apa yang diungkapkan oleh Danu.
Baca Juga:
Raup Keuntungan Hingga Rp250 Juta Perbulan, Penjual Minyakita Palsu Ditangkap Polisi
Dalam setiap adegan yang dipentaskan hampir mencapai 95 adegan, para warga yang menyaksikan Pra Rekonstruksi menjadi marah melihat tingkah laku para pelaku yang digantikan oleh aktor pengganti.
Terlihat dalam adegan ke-70 hingga 85, diperagakan bagaimana tersangka Danu dan kedua anak Mimin membawa jasad Tuti Suhartini (yang digantikan oleh manekin) dari kamar mandi ke bagasi mobil Alphard.
Sementara itu, Yosep tampak tenang membopong anak perempuannya, Amalia (yang juga digantikan oleh manekin), melalui pintu depan untuk dimasukkan ke dalam bagasi mobil Alphard.
Baca Juga:
Tangani Sampah di TPS Pujasera, Pemkab Subang Kerahkan 11 Truk dan Dua Alat Berat
Di bagasi mobil Alphard tersebut, Amalia ditempatkan di atas jasad ibunya yang telah dimasukkan ke dalam mobil Alphard terlebih dahulu oleh ketiga tersangka.
Sementara itu, sebelum jasad keduanya dimasukkan ke Bagasi, terlihat dalam adegan tersebut, AA memarkirkan mobil Alphard terlebih dahulu, sebelum peristiwa pembunuhan, mobil Alphard terlihat membelakangi jalan raya.
Mobil tersebut kemudian diparkirkan oleh AA hingga mengarah kejalan kemudian para tersangka memasukan kedua jenazah ibu dan anak tersebut.