WAHANANEWS.CO, Jakarta - Konflik yang berkecamuk di Timur Tengah ternyata menghadirkan ancaman tak terduga bagi militer Israel setelah jutaan burung migran dilaporkan ikut mengganggu sistem pertahanan negara tersebut.
Fenomena ini diungkap dalam laporan media internasional Middle East Eye yang menyoroti dampak migrasi burung terhadap operasi militer Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
Baca Juga:
Langit Israel Memerah, Iran Hantam Fasilitas Energi Haifa
“Tentara Israel menghadapi ancaman yang tidak terduga dari burung-burung migran,” demikian laporan Middle East Eye pada Jumat (13/3/2026).
Laporan tersebut mengutip berbagai sumber media di Israel yang menyebutkan bahwa migrasi besar-besaran burung jenis pelikan dan bangau menciptakan persoalan baru bagi sistem pertahanan udara dan aktivitas militer negara tersebut.
Disebutkan bahwa jutaan burung dari berbagai benua menjadikan wilayah Palestina sebagai jalur migrasi utama mereka setiap tahun.
Baca Juga:
Langit Teheran Gelap Total, “Hujan Hitam” Beracun Turun Usai Depot Minyak Dihantam Israel
“Burung-burung migran menimbulkan tantangan tersendiri bagi angkatan udara dan sistem pertahanan udara Israel di tengah perang di berbagai frontnya saat ini dengan Iran, Lebanon, dan penjajahan-genosida yang masih terjadi di Gaza, Palestina,” tulis laporan tersebut.
Lebih dari 70 persen wilayah Palestina yang berada dalam kendali kolonialisasi Zionis disebut menjadi rute perlintasan sekitar 500 juta burung migran dari berbagai belahan dunia.
Dalam situasi itu, pesawat tempur dan helikopter militer Israel sering kali terbang berdekatan dengan kawanan burung yang bergerak dengan kecepatan tinggi di udara.