Sebanyak 20 awak kapal berhasil diselamatkan sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian.
Foto yang dibagikan Angkatan Laut Thailand memperlihatkan asap hitam tebal membumbung dari kapal yang terkena serangan.
Baca Juga:
Ditengah Perang AS-Israel, Warga Iran Berusaha Jalani Hidup Seperti Biasa
Para analis menilai penutupan Selat Hormuz dalam waktu lama dapat memicu guncangan besar bagi ekonomi dunia.
Jalur laut tersebut tidak hanya mengangkut minyak dan gas, tetapi juga sekitar sepertiga pasokan pupuk yang digunakan untuk produksi pangan global.
Dampaknya diperkirakan paling berat dirasakan negara-negara di Asia dan Eropa yang sangat bergantung pada jalur tersebut.
Baca Juga:
Mengejutkan! Perancis Sebut Serangan AS-Israel ke Iran Ilegal
Presiden Prancis Emmanuel Macron kemudian mendesak para pemimpin negara anggota G7 untuk segera bertindak mengamankan jalur navigasi di Selat Hormuz.
Sementara itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta semua pihak yang terlibat konflik agar tetap membuka jalur pengiriman bantuan kemanusiaan.
Serangan Iran terhadap sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk turut memperburuk ketegangan geopolitik dan ekonomi.