Perang di Timur Tengah dipicu oleh serangan awal Amerika Serikat dan Israel yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
Setelah kematian Khamenei, putranya Mojtaba Khamenei disebut ditunjuk sebagai penggantinya meskipun hingga kini belum muncul di hadapan publik.
Baca Juga:
Ditengah Perang AS-Israel, Warga Iran Berusaha Jalani Hidup Seperti Biasa
“Saya mendengar kabar bahwa Mojtaba Khamenei telah terluka. Saya telah bertanya kepada beberapa teman yang memiliki koneksi,” tulis putra presiden Iran, Yousef Pezeshkian, dalam unggahan di saluran Telegram miliknya.
Duta Besar Iran untuk Siprus, Alireza Salarian, juga mengatakan bahwa Mojtaba Khamenei mengalami luka dalam serangan yang sama yang menewaskan ayahnya.
Kementerian Kesehatan Iran pada Minggu (8/3/2026) menyatakan lebih dari 1.200 orang tewas dalam serangan Amerika Serikat dan Israel serta lebih dari 10.000 warga sipil lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga:
Mengejutkan! Perancis Sebut Serangan AS-Israel ke Iran Ilegal
Angka korban tersebut belum dapat diverifikasi secara independen oleh pihak luar.
[Redaktur: Rinrin Khaltarina]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.