Di pihak lain, Israel menegaskan bahwa operasi militer mereka terhadap Iran akan terus berlanjut.
“Operasi ini akan berlanjut tanpa batas waktu, selama diperlukan,” kata Menteri Pertahanan Israel Israel Katz.
Baca Juga:
Ditengah Perang AS-Israel, Warga Iran Berusaha Jalani Hidup Seperti Biasa
Israel menyatakan telah memulai gelombang baru serangan skala besar yang menargetkan wilayah Iran serta basis Hizbullah di ibu kota Lebanon, Beirut.
Serangan udara tersebut menghantam sebuah gedung apartemen di pusat kota Beirut yang menjadi penargetan kedua di jantung ibu kota sejak konflik dimulai.
Siaran langsung AFPTV menangkap suara ledakan keras yang diikuti bola api besar dari salah satu unit apartemen di bangunan bertingkat tersebut.
Baca Juga:
Mengejutkan! Perancis Sebut Serangan AS-Israel ke Iran Ilegal
Seorang koresponden AFP melaporkan dinding lantai tujuh dan delapan bangunan tersebut hancur sementara kendaraan di sekitarnya rusak akibat ledakan.
Pasukan keamanan Lebanon terlihat berjaga di sekitar lokasi kejadian.
“Ketika serangan pertama terjadi, saya berlari dari kamar ke kamar, menarik istri dan putri saya keluar dari kamar dan menyembunyikan mereka di balik dinding, lalu serangan kedua terjadi,” kata Fawzi Asmar, seorang pemilik toko roti yang tinggal di dekat lokasi serangan.