Ia menambahkan bahwa kerugian ekonomi akibat pemadaman internet mencapai sekitar USD 80 juta per hari.
"Setiap hari kita kehilangan setara dua pembangkit listrik berkapasitas menengah setiap hari, dan ini kita lakukan pada diri kita sendiri," lanjutnya.
Baca Juga:
Kasus Penyiraman Andrie Yunus: Dendam Pribadi Jadi Kunci Perkara
Kementerian Teknologi Informasi Iran turut mengonfirmasi dampak serius terhadap bisnis daring yang sulit bertahan tanpa akses internet.
Pemerintah kini mengembangkan sistem internet bertingkat dengan akses terbatas bagi masyarakat umum.
Sebagian pelaku usaha tertentu diberikan akses global, sementara mayoritas warga hanya terhubung ke jaringan lokal.
Baca Juga:
Tekanan Utang Menghimpit, Bripka Alexander Riberu Ditemukan Tewas Gantung Diri
Layanan baru bernama "Internet Pro" ditawarkan dengan akses lebih luas namun berbiaya tinggi.
Di tengah pembatasan tersebut, pasar gelap VPN justru tumbuh pesat sebagai alternatif akses ke internet global.
[Redaktur: Elsya Tri Ahaddini]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.