“Kesepakatan hebat ini akan membawa perdamaian dan keamanan ke seluruh wilayah,” ujar Trump dalam unggahan di media sosialnya.
Ia juga menyatakan Selat Hormuz akan dibuka kembali pada 19 Juni 2026 setelah perjanjian ditandatangani dan ranjau-ranjau laut disingkirkan dari jalur pelayaran.
Baca Juga:
AS dan Iran Akhiri Perang, Selat Hormuz Kembali Dibuka untuk Dunia
Pengumuman awal mengenai kesepakatan ini pertama kali disampaikan oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
Setelah itu, Trump dan media pemerintah Iran turut menyampaikan pernyataan mengenai tercapainya kesepakatan sementara tersebut.
Namun, narasi yang disampaikan masing-masing pihak langsung menunjukkan perbedaan tajam.
Baca Juga:
Harga Pangan Bisa Melonjak, Perang AS-Iran Ancam Pasokan Pupuk Dunia
Iran menggambarkan kesepakatan itu sebagai bentuk penyerahan diri Amerika Serikat.
“Iran secara resmi memaksa musuh AS-Israel untuk mengakhiri perang di semua medan tempur,” sebut laporan televisi pemerintah Iran.
Para pejabat Iran menyatakan naskah perjanjian akan dibuka kepada publik setelah dokumen tersebut resmi ditandatangani.