Dari berbagai komentar kontroversial itu, salah satu yang paling banyak menuai kecaman adalah pernyataan Trump mengenai kondisi keuangan warga Amerika.
Ketika ditanya apakah dampak ekonomi perang Iran memengaruhi upayanya mendorong perdamaian, Trump menjawab bahwa hal tersebut sama sekali bukan pertimbangannya.
Baca Juga:
Ini Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
"Tidak sedikit pun," katanya.
Trump mengatakan satu-satunya hal yang menjadi fokusnya dalam isu Iran adalah mencegah negara tersebut memiliki senjata nuklir.
"Satu-satunya hal yang penting ketika saya berbicara tentang Iran adalah mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," ujarnya.
Baca Juga:
AS Cairkan Aset Iran Rp102 Triliun, Sinyal Keras Menuju Kesepakatan Baru
Pernyataan itu kemudian disusul kalimat yang dinilai menjadi contoh paling gamblang dari gaya komunikasi Trump yang asal bunyi.
"Saya tidak memikirkan kondisi keuangan warga Amerika. Saya tidak memikirkan siapa pun. Saya hanya memikirkan satu hal: kita tidak boleh membiarkan Iran memiliki senjata nuklir. Itu saja," kata Trump.
Kalimat tersebut langsung memicu kecaman karena Trump terdengar menyingkirkan keresahan ekonomi warga Amerika dari pertimbangan politik luar negerinya.