WAHANANEWS.CO, Jakarta - Suasana sarapan pagi yang semula tenang mendadak berubah menjadi mimpi buruk ketika sekelompok orang bersenjata menyerbu lokasi kerja perusahaan sawit di Riau hingga menyebabkan lima karyawan mengalami luka tembak dan luka bacok.
Sebanyak lima karyawan PT SBP di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menjadi korban penyerangan brutal yang diduga dilakukan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Senin (01/06/2026).
Baca Juga:
Pemkab Karawang Matangkan Prioritas Pembangunan 2026, Fokus Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur
Akibat insiden tersebut, para korban mengalami berbagai luka serius akibat tembakan dan sabetan senjata tajam sehingga harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Salah seorang korban bernama Ediyanto mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi saat dirinya bersama sejumlah rekan kerja sedang berkumpul dan menikmati sarapan pagi di area kerja perusahaan.
"Awalnya, kami sedang ngumpul sambil sarapan pagi. Tiba-tiba datang rombongan yang berjumlah sekitar 100 orang, ada beberapa yang kami kenal, salah satunya S alias U," kata Ediyanto saat diwawancarai wartawan di Inhu, Selasa (02/06/2026).
Baca Juga:
Rusia Hujani Ukraina dengan 656 Drone dan 73 Rudal, Sedikitnya 9 Orang Tewas
Menurut Ediyanto, situasi berubah tegang sesaat setelah rombongan tersebut tiba di lokasi tempat alat berat perusahaan berada.
Para pekerja tidak sempat melakukan komunikasi maupun mencari penjelasan karena serangan langsung terjadi begitu kelompok tersebut mendekati lokasi.
Korban menduga para pelaku menggunakan senjata berupa air gun, senapan angin, serta berbagai senjata tajam saat melancarkan aksinya.