Kasatreskrim Polresta Yogyakarta Kompol Rizky Adrian mengungkapkan praktik love scamming ini telah berjalan selama kurang lebih satu tahun.
Ia menjelaskan bahwa setiap shift kerja mampu mengumpulkan hingga dua juta koin per bulan dengan nilai tukar 16 koin setara lima dolar Amerika Serikat.
Baca Juga:
Adu Mulut Berujung Peluru, Empat Personel Brimob Diamankan Polda Sultra
“Secara kalkulasi, per shift bisa menghasilkan lebih dari Rp 10 miliar per bulan, sementara operasional dibagi menjadi tiga shift,” ujar Rizky, Rabu (7/1/2026).
Rizky menambahkan aplikasi yang digunakan adalah aplikasi kloning asal China bernama WOW yang difungsikan untuk menjaring korban.
Melalui aplikasi tersebut, para karyawan mendekati pengguna dari empat negara sasaran hingga terjalin komunikasi intens.
Baca Juga:
Gus Alex Resmi Jadi Tersangka, KPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi Haji
Setelah korban merasa dekat, karyawan akan mengirimkan konten pornografi yang hanya bisa diakses setelah korban membeli koin.
“Video atau foto porno sudah disiapkan perusahaan dan tersimpan di setiap ponsel serta laptop yang disediakan,” kata Rizky.
Ia menyebut konten awal sudah tersedia di aplikasi, namun perusahaan di Indonesia menambahkan materi secara manual.