WAHANANEWS.CO, Jakarta - Sebuah kantor di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, ternyata menjadi pusat operasi love scamming internasional yang menjerat korban lintas negara dengan modus asmara digital.
Praktik kejahatan siber ini terungkap setelah Polresta Yogyakarta melakukan patroli siber dan menemukan unggahan lowongan kerja mencurigakan di media sosial Facebook.
Baca Juga:
Adu Mulut Berujung Peluru, Empat Personel Brimob Diamankan Polda Sultra
Hasil penelusuran mengarah ke sebuah perusahaan bernama PT Altair Trans Services yang beralamat di Jalan Gito Gati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Setelah pendalaman dilakukan, aparat kepolisian menggerebek kantor tersebut pada Senin (5/1/2026) dan menetapkan enam orang sebagai tersangka.
“Enam tersangka yang diamankan berinisial R laki-laki 35 tahun berperan sebagai CEO atau pemilik, H perempuan 33 tahun berperan sebagai HRD, P sebagai project manager, V sebagai tim leader, G laki-laki 22 tahun sebagai tim leader, dan M perempuan sebagai project manager,” ujar Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia dalam konferensi pers, Rabu (7/1/2026).
Baca Juga:
Gus Alex Resmi Jadi Tersangka, KPK Buka Babak Baru Kasus Korupsi Haji
Ia menjelaskan PT Altair Trans Services berperan sebagai penyedia tenaga kerja yang melayani klien dari luar negeri, khususnya perusahaan asal China.
Perusahaan tersebut mempekerjakan sekitar 200 orang karyawan yang ditugaskan untuk berinteraksi melalui aplikasi kencan daring.
Target utama operasi ini adalah warga negara asing dari Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Inggris.