WAHANANEWS.CO, Jakarta - Pemerintah menegaskan pentingnya percepatan penerbitan Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) bagi seluruh dapur penyedia makanan bergizi gratis (MBG).
Langkah ini dinilai krusial untuk menjamin standar kebersihan, mutu sumber daya manusia (SDM), serta proses pengolahan makanan yang aman dan layak dikonsumsi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah penerima program.
Baca Juga:
Pemerintah Batasi Izin Baru SDA, Hanya untuk BUMN dan Lembaga Negara
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa percepatan penerbitan SLHS tidak boleh ditunda.
Ia menegaskan bahwa dalam waktu satu bulan ke depan, target tersebut harus tercapai. Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan bersinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) guna melakukan kontrol ketat terhadap proses penyediaan makanan.
“Mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga penyajian makanan. Semua proses ini sudah disepakati bersama agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” jelas Menkes Budi pada Minggu (28/9/2025).
Baca Juga:
Perluas Akses Pendidikan Tinggi, Pemerintah Targetkan 5.750 Penerima Beasiswa LPDP Tahun 2026
Langkah ini merupakan tindak lanjut pemerintah atas Kejadian Luar Biasa (KLB) di beberapa lokasi pelaksanaan program MBG yang menimbulkan keresahan masyarakat.
Pemerintah menilai, tata kelola program harus diperbaiki secara menyeluruh agar kualitas dan keamanan makanan tetap terjamin.
Sejumlah langkah strategis pun ditetapkan.