Menurut Hetifah, ketersediaan data statistik yang akurat, mutakhir, dan berkualitas merupakan fondasi penting dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi berbagai program pembangunan nasional.
Data statistik yang kredibel juga menjadi dasar pengambilan keputusan pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Baca Juga:
Abdul Fikri Faqih: Sensus Ekonomi 2026 Harus Ungkap Kondisi UMKM Secara Nyata
Atas dasar itu, Komisi X menilai kebutuhan anggaran BPS perlu diperkuat agar lembaga tersebut mampu menjalankan berbagai survei, sensus, serta penyediaan data statistik secara optimal di tengah meningkatnya kebutuhan data yang semakin kompleks dan dinamis.
Meski memberikan dukungan terhadap penambahan anggaran, Komisi X tetap menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam penggunaannya.
DPR meminta BPS menyiapkan alternatif skema perencanaan apabila usulan tambahan anggaran yang diajukan tidak dapat dipenuhi secara penuh oleh pemerintah.
Baca Juga:
Kasus Virus Hanta Muncul di Wilayah Urban, DPR Minta Kewaspadaan Ditingkatkan
“BPS RI perlu menyusun skema perencanaan anggaran dengan mengintegrasikan beberapa kegiatan survei apabila usulan tambahan tidak dapat dipenuhi secara keseluruhan,” tegas Hetifah.
Komisi X juga mengingatkan BPS agar terus memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain guna menghindari potensi tumpang tindih program maupun kegiatan statistik.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan efisiensi penggunaan anggaran negara sekaligus meningkatkan kualitas data yang dihasilkan.