Kerja sama dengan institusi pendidikan, pelaku industri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dinilai krusial untuk mempercepat pengembangan energi alternatif yang berkelanjutan.
Di sisi lain, percepatan digitalisasi layanan kelistrikan turut menjadi perhatian utama. Implementasi Advanced Metering Infrastructure (AMI) atau smart meter dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta kemudahan akses layanan bagi pelanggan listrik.
Baca Juga:
Dorong Energi Bersih, PLN Hadirkan PLTS Mentari Nusantara I Lewat Skema GIGA ONE
“Di samping itu juga saya meminta tadi untuk AMI segera diterapkan, artinya memakai smart meter. Itu harus segera juga dilakukan, karena sangat lucu juga kita ini harus beli token terus memasukkan. Sekarang hampir semua sudah memiliki yang namanya smartphone. Nah, oleh karena itu smart meter juga harus diberdayakan,” jelas Politisi Fraksi Partai Golkar ini.
Secara keseluruhan, BAKN DPR RI mendorong agar pengelolaan sektor ketenagalistrikan di Bali mampu menyeimbangkan antara efisiensi operasional, keberlanjutan lingkungan, serta perlindungan terhadap masyarakat.
Pendalaman ini menjadi bagian dari fungsi pengawasan BAKN guna memastikan kebijakan publik di sektor energi dapat berjalan secara optimal, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga:
Lewat Sustainability Day 2026, PLN Tegaskan Komitmen Transisi Energi Berkelanjutan
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.