Sebelumnya, pemerintah mengelokasikan Rp 25 triliun untuk subsidi pupuk 16 juta petani. Akan tetapi pupuk yang disalurkan hanya ada 2 jenis, Urea dan NPK.
Subisidi pupuk ini juga terbatas hanya menyasar 9 komoditas utama, padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, kopi, kakao, dan tebu rakyat.
Baca Juga:
Harga Pangan Bisa Melonjak, Perang AS-Iran Ancam Pasokan Pupuk Dunia
Penyesuaian subsidi pupuk ini tak lepas dari kondisi geo politik yang dialami dunia, mulai dari perang Ukraina dan Rusia, krisis pangan hingga krisis energi. [rin]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.