WAHANANEWS.CO, Jakarta - Kondisi fasilitas kesehatan yang digunakan untuk melayani jemaah haji Indonesia di Arab Saudi kembali mendapat perhatian serius dari DPR RI.
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menilai masih diperlukan pembenahan besar terhadap sarana dan prasarana kesehatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) baik di Makkah maupun Madinah.
Baca Juga:
Perizinan Alat Kesehatan Jadi Kunci Daya Saing Industri Kesehatan Nasional
Temuan tersebut disampaikan saat dirinya melakukan peninjauan langsung ke Kantor KKHI Makkah di Arab Saudi, Sabtu (23/5/2026).
Dalam kunjungan itu, ia melihat sejumlah fasilitas medis dan alat kesehatan yang dinilai sudah perlu diperbarui agar pelayanan terhadap jemaah dapat berjalan lebih maksimal, terutama menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji.
“Alat-alat kesehatan kita masih perlu untuk diremajakan lagi, baik di KKHI di Makkah maupun di Madinah, sehingga pelayanan kesehatan untuk jemaah semakin lebih baik,” ujar Nihayatul dikutip dari situs resmi DPR RI, Minggu (24/5/2026).
Baca Juga:
Fasilitas Medis Mulai Pulih, RSUD Langsa Aktifkan Lagi Sejumlah Ruangan Prioritas
Selain alat kesehatan, kondisi armada ambulans juga menjadi perhatian. Menurut Nihayatul, sebagian besar kendaraan ambulans yang saat ini digunakan telah berusia cukup tua sehingga kemampuan operasionalnya menjadi terbatas, terutama untuk mobilitas jarak jauh dan penanganan cepat terhadap pasien.
“Kita juga mendapatkan masukan terutama untuk ambulans. Karena ambulans-ambulans yang ada ini sudah cukup tua, sehingga untuk operasional sudah sangat terbatas,” kata Nihayatul.
Ia menilai keterbatasan armada tersebut dapat berdampak pada lambatnya proses rujukan medis bagi jemaah yang membutuhkan penanganan segera.