Berdasarkan
kebutuhan total pembiayaan, sumber dari mitra pembangunan pemerintah (loan) sekitar 45 persen.
Baca Juga:
Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
6.000 Hektar
Wakil
Kepala Program Management Unit (PMU) Kotaku, Mita Dwi Aprini,
mengatakan, tahun 2021 ini, Pemerintah menargetkan penanganan kumuh
seluas 6.000 hektar.
"Tahun
ini kami menargetkan penanganan kota kumuh seluas 6.000 hektar," kata Mita,
seperti dikutip dari laman resmi kotaku.pu.go.id,
Senin (12/7/2021).
Baca Juga:
Kementerian PU Tata Infrastruktur Kendari Jelang UCLG ASPAC 2026, Siapkan Sistem Pengendalian Banjir
Menurutnya,
program tersebut dilakukan melalui beberapa pendekatan, yakni pertama, BPM
Kotaku Reguler yang dilaksanakan di 365 desa/kelurahan (113 lokasi baru) pada
269 kecamatan di 145 kabupaten/Kota yang tersebar di 32 provinsi.
Kedua,
BPM Kotaku Padat Karya Tunai atau CFW yang dilaksanakan di 1.632 desa/kelurahan
pada 644 kecamatan di 209 kabupaten/kota yang tersebar di 33 provinsi terdampak
pandemi Covid-19.
Ketiga,
BPM Kotaku Peningkatan Penghidupan Berkelanjutan (PPMK) atau Livelihood yang dilaksanakan di 59
desa/kelurahan pada 55 kecamatan, 47 kabupaten/kota, yang tersebar di 14
provinsi.