Pada tahun 2025, sebanyak 12 sekolah di Kota Sorong memperoleh bantuan revitalisasi dengan total nilai mencapai Rp4,9 miliar.
Sementara itu, Kabupaten Sorong menerima bantuan untuk 15 sekolah dengan total anggaran sekitar Rp22 miliar.
Baca Juga:
Komisi V DPR Desak Pemerintah Transparan Ungkap Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi
Program tersebut berlanjut pada tahun 2026. Pemerintah menetapkan lima sekolah di Kota Sorong sebagai penerima bantuan revitalisasi dengan nilai total Rp3,6 miliar.
Sedangkan di Kabupaten Sorong, sebanyak 34 sekolah akan mendapatkan bantuan revitalisasi dengan total anggaran mencapai Rp16,5 miliar.
Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa prioritas revitalisasi tahun 2026 akan diberikan kepada sekolah yang mengalami kerusakan berat, sekolah yang terdampak bencana, serta sekolah yang berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Baca Juga:
Komisi IX DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Penyebaran Virus Hanta Andes
Secara nasional, pemerintah menargetkan program revitalisasi dapat menjangkau hingga 71.744 satuan pendidikan di berbagai daerah.
Selain meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan, program revitalisasi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Melalui mekanisme swakelola, pelaksanaan proyek melibatkan tenaga kerja lokal dan berbagai mitra di daerah sehingga turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat.