Sebelum mendapatkan bantuan, sejumlah ruang belajar mengalami kerusakan berupa lantai pecah dan plafon yang sudah tidak layak sehingga mengganggu kenyamanan proses belajar mengajar.
Alfina menilai bantuan revitalisasi tersebut menjadi motivasi baru bagi guru maupun peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan prestasi sekolah.
Baca Juga:
Komisi V DPR Desak Pemerintah Transparan Ungkap Penyebab Tabrakan Kereta di Bekasi
“Saya berterima kasih atas kesempatan ini karena sekolah kami mendapat bantuan revitalisasi dari Kemendikdasmen. Kiranya ruangan-ruangan yang akan dibangun ini menjadi motivasi bagi murid maupun guru,” tuturnya.
Keberadaan ruang kelas yang lebih representatif, laboratorium yang lengkap, perpustakaan modern, hingga fasilitas sanitasi yang memadai diyakini akan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.
Dengan demikian, peserta didik dapat belajar secara optimal, lebih percaya diri, serta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mengembangkan potensi mereka.
Baca Juga:
Komisi IX DPR Desak Pemerintah Perketat Pengawasan Penyebaran Virus Hanta Andes
Melalui penguatan infrastruktur pendidikan di Papua Barat Daya, pemerintah ingin memastikan bahwa seluruh anak bangsa memperoleh akses pendidikan yang setara tanpa memandang lokasi geografis.
Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan bermutu harus hadir hingga ke pelosok negeri sebagai fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan berdaya saing.
[Redaktur: Ajat Sudrajat]
Ikuti update
berita pilihan dan
breaking news WahanaNews.co lewat Grup Telegram "WahanaNews.co News Update" dengan install aplikasi Telegram di ponsel, klik
https://t.me/WahanaNews, lalu join.